Persatuan Mahasiswa dan Pemuda Jawa Timur Indonesia, Meminta Pihak Pemerintah Untuk Tidak Saling Menyalahkan di Tragedi Kanjuruhan

Persatuan Mahasiswa dan Pemuda Jawa Timur Indonesia, Meminta Pihak Pemerintah Untuk Tidak Saling Menyalahkan di Tragedi Kanjuruhan

Jatim – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa dan Pemuda Jawa timur Indonesia Irfan Maftuh meminta pemerintah untuk tidak saling menyalah dalam tragedi Kanjurahan. Menurutnya tragedi ini adalah musibah yang harus di terima serta di tangani bersama.

“Kita mengatahui bersama bahwa tragedi Kanjurahan adalah tragedi yang sangat luar biasa yang belum pernah terjadi dalam sejarah Indonesia, maka dengan itu Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa dan Pemuda Jawa timur Indonesia mengajak pemerintah, dan elemen untuk bersama-sama agar kita tidak saling menyalahkan satu sama lain sesama anak bangsa Indonesia dalam tragedi ini,” ungkapnya dalam rilis yang diterima media, Selasa (04/10/2022).

Persatuan Mahasiswa dan Pemuda Jawa Timur Indonesia, Meminta Pihak Pemerintah Untuk Tidak Saling Menyalahkan di Tragedi Kanjuruhan
Pesan Kapolri ke Perwira SIP Angkatan ke-51: Jadilah Agen Penggerak Reformasi Kultural Polri
Presiden Kembali Pimpin Rapat untuk Matangkan Persiapan KTT G20
Lanjutnya, kita semua harus fokus untuk mencari solusi yang kongkrit dalam tragedi Kanjurahan, agar tragedi ini tidak terjadi lagi di kemudian hari sehingga Irfan meminta pemerintah untuk tidak sewenang-wenang dalam mencopot instasi yang terlibat, apalagi dalam menonaktifkan Kapolda Jatim, menurutnya itu bukan solusi bagi tragedi Kanjurahan.

Irfan juga menilai bahwa kepolisian Polda Jatim dalam tragedi Kanjurahan sudah bekerja dengan kapasitas sebagai pengayoman dan pengamanan dalam pertandingan sepak bola antara Persabaya vs Arema di Kanjuruhan, ia menilai bahwa Polda Jatim sangat luar biasa dalam mengawal pertandingan yang di Kanjuruhan.

“Persatuan Mahasiswa dan Pemuda Jawa Timur Indonesia, mengajak seluruh elemen masyarakat Jawa Timur dan masyarakat Indonesia agar mendoakan para korban di tragedi Kanjurahan, mari kita bersama-sama saling bergandengan tangan dalam tragedi Kanjurahan, karena tragedi ini adalah duka kita bersama,” tutupnya.

Memiliki Dedikasi dan Loyalitas Tinggi, Perwira Pertama Polres Tanah Laut Menerima Anugerah Kenaikan Pangkat Pengabdian

Memiliki Dedikasi dan Loyalitas Tinggi, Perwira Pertama Polres Tanah Laut Menerima Anugerah Kenaikan Pangkat Pengabdian

Polres Tanah Laut menggelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat satu perwira pertama Polres Tanah Laut yang menerima anugerah kenaikan pangkat pengabdian satu tingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Polisi (Kompol), bertempat dipangan Mapolres Tanah Laut, Senin (3/10).

Kenaikan Pangkat Pengabdian Perwira Menengah kali ini diberikan kepada Kasat Binmas Darso yang dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi dari Ajun Komisaris Polisi (AKP) menjadi Komisaris Polisi (Kompol).

Dalam Amanat Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto, S.I.K. menerangkan bahwa kenaikan pangkat Pengabdian ini tidak serta merta bisa diberikan kepada semua anggota Polri, melainkan ada persyaratan Khusus yang harus dipenuhi.

“Selain MDP (Masa Dinas Perwira) dan MDDP (Masa Dinas Dalam Pangkat), syarat paling utama adalah anggota yang akan dianugerahi kenaikan pangkat tidak pernah tersangkut masalah atau perkara sama sekali baik Disiplin, Pidana maupun Kode Etik, selama berdinas di Polri” Pungkas Kapolres.

Kenaikan Pangkat pengabdian ini juga sebagai Wujud penghargaan Institusi Polri kepada Personil Polres Tanah Laut yang telah dengan Dedikasi dan Loyalitas tinggi, penuh disiplin dalam melaksanakan tugas Negara, terang Kapolres.

“Selamat kepada Kompol Darso yang sudah menunjukkan dedikasi dan prestasi kerja dengan baik yang di buktikan kenaikan pangkat pengabdian pada hari ini,” ucap Kapolres.

127 Orang Meninggal dalam Kerusuhan Arema FC vs Persebaya, Dua Anggota Polisi

Total ada 127 orang tewas dalam kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang. Data ini dikonfirmasi oleh kepolisian yang dihimpun dari beberapa rumah sakit yang menjadi tujuan jenazah.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta memastikan ada 127 orang yang meninggal dunia karena kerusuhan di pertandingan Sabtu malam (1/10/2022). Korban tersebut berasal dari Aremania dan petugas kepolisian yang tengah bertugas.

“Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua diantaranya anggota Polri, dan 125 yang meninggal di stadion ada 34 (orang)” ucap Nico Afinta saat memberikan keterangannya di Mapolres Malang pada Minggu pagi (2/10/2022).

Korban yang meninggal di rumah sakit mayoritas nyawanya tak tertolong karena sudah dalam kondisi memburuk setelah kerusuhan yang terjadi. Mereka mayoritas menjalani sesak napas dan terjadi penumpukan sehingga terinjak – injak karena panik

“Mereka pergi keluar ke satu titik di pintu keluar, kalau enggak salah itu 10 atau pintu 12. Kemudian terjadi penumpukan di dalam proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen, yang oleh tim medis dan tim pergabungan ini dilakukan upaya penolongan yang ada di dalam stadion,” paparnya.

Dari sanalah akhirnya para korban dievakuasi ke rumah sakit terdekat mulai RS Wava Husada, RS Teja Husada, RSUD Kanjuruhan, hingga ada yang dilarikan ke rumah sakit di Kota Malang.

Polres Tapal kuda Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Pengendalian massa

Bondowoso, Kamis 29/09/2022 Guna mengasah dan meningkatkan kemampuan serta profesionalitas kinerja Anggota Polri dalam melaksanakan tugas di lapangan, Polres Tapal kuda yang di pusatkan di Polres Bondowoso menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan (KATPUAN) Pengendalian massa atau DALMAS.

Kegiatan berbobot dan sangat bermanfaat ini di buka oleh langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP WIMBOKO, S.I.K yang diikuti oleh se PJU Polres Bondowoso dan Kasat Samapta Jajaran Polres Tapal kuda (Bondowoso,Jember,Banyuwangi, Situbondo dan Lumajang).

Pelatihan Peningkatan Kemampuan ini terdiri dari serangkaian kegiatan diantaranya Pelatihan peningkatan kemampuan dasar dalmas (dalmas awal) ,kemudian kemampuan dalmas lanjut, kemudian dilanjutkan dengan latihan peragaan dalam menghadapi massa.

Kapolres Bondowoso menjelaskan terkait kegiatan yang dilaksanakan selama 1 hari tersebut, ” Pelatihan ini wujud daripada fungsi teknis kepolisian sebagai upaya mengasah kemampuan anggota saat dilapangan.” terang AKBP WIMBOKO. S. I. K.

Kapolres menyatakan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan bagi personil baik secara materi dan teknik dalam melaksanakan tugas kepolisian dan penggunaan peralatan, disamping itu juga untuk memberikan dan menyamakan persepsi kepada seluruh personil dalam melaksanakan tugas kepolisian.

Dalam latihan kemampuan dalmas ini dipimpin dan dilatih kan langsung oleh Kasat Samapta Polres Bondowoso AKP Maryatno. S. Sos.

Kegiatan luar biasa tersebut diakhiri dengan peragaan kemampuan Pasukan Dalmas dalam menghadapi unjuk rasa agar mental serta kemampuan personil dalmas profesional dan disiplin dalam SOP penanganan unjuk rasa

Kapolres menambahkan dengan adanya kegiatan peningkatan kemampuan anggota bisa menjadi tolak ukur kinerja polri yang mengalami evolusi dimana semakin hari semakin dituntut untuk profesional dan humanis tentunya. ” Kegiatan ini sudah dirancang sedemikian rupa agar bisa dimaksimalkan dan benar benar diperhatikan oleh seluruh anggota.” tutupnya.

Kapolres Bondowoso Meninjau Langsung dan Berikan Bantuan Sembako Kepada Korban Puting Beliung

Kapolres Bondowoso Meninjau Langsung dan Berikan Bantuan Sembako Kepada Korban Puting Beliung

Bondowoso, Bencana alam angin puting beliung yang melanda wilayah Kabupaten Bondowoso pada hari Sabtu 24/09 2022 telah banyak mengakibatkan kerusakan rumah warga serta ada beberapa korban jiwa yang harus menjalani perawatan di RS.

Kerusakan terbanyak terdapat di Kecamatan Tegal Ampel dan yang banyak mengalami kerusakan bangunan rumah terdapat di Kelurahan Sekar Putih Kecamatan Tegal Ampel Kabupaten Bondowoso.

Dalam hal ini Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK yang dikenal sangat membaur kedekatan kepada masyarakat turun langsung untuk meninjau lokasi yang terkena bencana alam angin puting beliung dan memberikan sembako kepada warga yang terkena dampak bencana tersebut.

Tepatnya pada hari Senin 26/09 2022 Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK didampingi oleh PJU Polres Bondowoso, Kapolsek Tegal Ampel AKP Tulus Suseno, SH beserta anggotanya, Kasipem Kecamatan Tegal Ampel Misyono, S. Sos, Lurah Sekar Putih Sukandar, S. Ag bersama staf Kelurahan.

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko dalam peninjauan terhadap korban bencana alam puting beliung untuk memberikan bantuan berupa sembako serta santunan biaya pengobatan dan perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung beberapa hari yang lalu.

“Kami beserta jajaran Polres Bondowoso turun langsung untuk meninjau lokasi yang terdampak bencana alam angin puting beliung, serta kami membarikan sedikit bantuan sembako untuk meringankan beban warga yang terkena dampak bencana alam angin puting beliung beberapa hari yang lalu, “jelas Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK.

” Tidak hanya sembako yang bisa kami berikan, tetapi kami juga berikan santunan biaya pengobatan dan biaya perbaikan rumah warga yang terdampak, “imbuhnya.

Orang nomer satu di jajaran Mapolres Bondowoso juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap semangat dan tabah atas bencana alam angin puting beliung yang melanda di wilayah Kabupaten Bondowoso.

“Semoga apa yang sudah kami berikan bisa sedikit meringankan beban para warga yang terkena dampak bencana alam angin puting beliung. Serta warga yang terkena dampaknya tetap diberikan ketaban dan adapun korban jiwa bisa segera pulih dan sehat kembali, ” tandas Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK.

Adapun warga yang menerima bantuan dari Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK diantaranya Saudari Supriyati (49) alamat Kelurahan Sekar Putih Rt. 11 Kecamatan Tegal Ampel, Saudari Misyana (42), Saudara Reja Pahlewi (34). Secara keseluruhan kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan Kondusif.

(Humas Polres Bondowoso)