Polisi Berhasil Amankan Tersangka Tabrak Lari Petugas Kebersihan Kota Malang

Kurang dari 7 Jam, Polisi Berhasil Amankan Tersangka Tabrak Lari Petugas Kebersihan Kota Malang

KOTA MALANG – Kurang dari tujuh jam setelah kejadian, Polresta Malang Kota berhasil menangkap pelaku tabrak lari terhadap seorang petugas kebersihan pada hari Rabu (08/05) pagi hari, di Jalan MT Haryono, Lowokwaru Kota Malang.

Pelaku tabrak lari berinisial ACB (22) mahasiswa, warga Griya Shanta Eksekutif Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Saat press realeas, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto melalui Kasat Lantas Kota Kompol Aristianto mengatakan, Unit Gakkum berhasil mengamankan pelaku tabrak lari di salah satu penginapan di Jl Puncak Borobudur Kota Malang.

“Kami menangkap ACB di salah satu penginapan di Jl Puncak Borobudur Kota Malang,”kata Kompol Aristianto didampingi Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdianto, Jumat (10/5).

Atas perbuatannya ACB dikenakan Pasal 312 dan Pasal 311 ayat (3) subsider Pasal 310 ayat (2) UURI nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Tindak Pidana Kecelakaan Lalu lintas).

“Korban tabrak lari bernama EP (57) warga Jl. M.T. Haryono Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, saat ini sudah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan di RS UNISMA,” jelas Kompol Aristianto.

Kompol Aris juga menjelaskan kronologi kejadian, EP saat itu sedang berada di sebelah kiri dari gerobak.

“Jadi EP terkena benturan keras gerobak yang ditabrak ACB yang mengendarai mobil Yaris nopol N-1871-DX dan dalam kondisi kena pengaruh minuman beralkohol pada hari Rabu (08/05) pukul 04:05 WIB,”terangnya.

ACB mengakui dirinya mengendarai mobil Yaris dalam kondisi mabuk dan kecelakaan di Jl. MT Haryono tersebut setelah ACB mengantar rekannya Pulang.

Setelah mendapatkan laporan kejadian anggota Satlantas Polresta Malang Kota melakukan penyelusuran dan memeriksa beberapa saksi termasuk CCTV.

“Alhamdulillah kurang dari 7 jam tersangka berhasil diamankan di salah satu hotel di Jl. Puncak Borobudur No.B22, Kelurahan Mojolangu, kecamatan Lowokwaru, Kota Malang,” terang Kompol Aris.

Pelaku kini ditahan bersama barang bukti SIM C, Satu lembar notice pengganti STNK sementara atas nama Tamoenah, Satu unit kendaraan Toyota Yaris N-1871-DX, 1 FlashDisk merk Vgen berisi cuplikan video CCTV Kominfo pada hari Rabu (08/05) dari pukul 03.45 WIB sampai 04.30 WIB

Kadiv Humas Polri Paparkan Pentingnya Penyebaran Informasi Tingkat RT/RW untuk Ciptakan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

Kadiv Humas Polri Paparkan Pentingnya Penyebaran Informasi Tingkat RT/RW untuk Ciptakan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA – Berita Polisi | Kepolisian sangat berperan penting dalam pemberantasan penyebaran berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian di masyarakat.

Sebagaimana di sampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, untuk mengatasi berita miring di masyarakat terkait kinerja kepolisian, kita harus umpamakan pimpinannya adalah rakyat, juragannya adalah rakyat dan komandannya adalah rakyat, tapi rakyat yang mana yang di cari?

Ke medsos (media sosial) kita belum tau itu orang mana, rakyat yang pasti tentunya yang ada di lingkungan RT/RW, di kelurahan dan di kecamatan.

Sementara sudah sering kita sentuh, sering kita repotin, tetapi kegiatan kepolisian yang katanya untuk masyarakat, jarang tersampaikan kepada entitas yang ada di RT/RW, Kelurahan dan Kecamatan.

Suatu contoh, setiap kegiatan polsek yang di laksanakan, selalu di sampaikan tiga kali (pagi, siang, sore) melalui RT/RW dan kelurahan, bahwa kepolisian telah melaksanakan tugas kepolisian, berarti itu adalah prestasi kepolisian yang bisa di sampaikan kepada masyarakat di tingkat RT/RW maupun kelurahan, terang Sandi.

Berarti kalau di hitung dalam waktu satu bulan, berarti 3 kali 30 hari, sudah 90, kalau kita bandingkan dengan jumlah kasus anggota, karena belum tentu dalam satu bulan itu ada anggota kasus. Sehingga jika kita 90 kali melaporkan kegiatan kepada masyarakat melalui grup whatsApp RT/RW dan kelurahan, maka terhadap informasi kepolisian yang kurang baik, dapat di counter dengan laporan kegiatan yang baik, pungkasnya.**

MENEGANGKAN‼️ PROSES EVAKUASI IBU HAMIL 9 BULAN DI USIA MUDA YANG DALAM KONDISI TRAUMA BERAT

MENEGANGKAN‼️ PROSES EVAKUASI IBU HAMIL 9 BULAN DI USIA MUDA YANG DALAM KONDISI TRAUMA BERAT

Kapolda Sulsel Perintahkan Evakuasi Ibu Hamil 9 Bulan Di Usia Muda Dalam Keadaan Trauma Berat

Detik-Detik Evakuasi Warga Pegunungan Latimojong, Hari Ke-6 Pasca Bencana dan Banjir Bandang Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan

Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi mendapat kabar bahwa ada Ibu Hamil dalam kondisi trauma berat pasca bencana alam dan perlu segera di lakukan proses evakuasi dan penanganan medis secara intensif.

Sebagai Pembina Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Sulsel, Irjen Andi Rian Djajadi langsung mengarahkan Crew Helikopter dan bersama Sekretaris KBPP Polri Sulsel Prof Zakir Sabara untuk segera melakukan proses evakuasi.

#bencana #banjirbandang #sulsel #ibuhamil #musibah #waspada #mitigasi #bergerakbersama #forkopimda #kapolda #sulsel #andiriandjajadi #AR7 #polisihumanis #polisibaik #polisipresisi #sharingiscaring #beritapolisi

Detik-Detik Evakuasi Warga Pegunungan Latimojong, Pasca Bencana dan Banjir Bandang Kab Luwu Sulsel

Detik-Detik Evakuasi Warga Pegunungan Latimojong, Pasca Bencana dan Banjir Bandang Kab Luwu Sulsel

Detik-Detik Evakuasi Warga Pegunungan Latimojong, Hari Ke-4 Pasca Bencana dan Banjir Bandang Kab Luwu Sulsel

Setelah mencermati keadaan cuaca hari ini, IJP Andi Rian Djajadi sebagai Pembina KBPP Polri Sulsel mengarahkan Crew Helikopter dan bersama Tim KBPP Polri Sulsel untuk melakukan distribusi logistik dan melakukan evakuasi warga dari Pegunungan Latimojong yang akses jalur darat masih terputus sampai hari ini

Crew bersama Sekreatris KBPP Polri Sulsel Prof Zakir Sabara HW langsung terbang melakukan Pendistribusian Logistik berupa bahan makanan dan mengevakuasi warga yang berstatus pasien emergency menggunakan Helikopter AW 169 Polri

Berangkat dari posko induk di lapangan Andi Djemma, Kota Belopa membawa logistik dan makanan, menuju beberapa lokasi di pegunungan Latimojong. Setelah proses distribusi logistik dan makanan selanjutnya mengevakuasi warga yang membutuhkan penanganan khusus di fasilitas kesehatan Kota Belopa.

Trip 1 jalur Evakuasi untuk 4 Warga Dusun Sumbang Desa Timbusan Kec Latimojong dan Trip 2 jalur Evakuasi untuk 4 warga Dusun Rante Desa Timbusang Kec. Latimojong

Evakuasi sebelumnya juga telah dilakukan oleh Crew Helikopter Caracal TNI AURI sebanyak 28 warga Desa Pajang, Kec Latimojong Kabupaten Luwu

#bencana #luwu #sulsel #banjirbandang #tanahlongsor #evakuasi #emergency #kapolda #sulsel #andiriandjajadi #AR7 #polisihumanis #polisikemanusiaan #polisibaik #polisipresisi #sharingiscaring

LANAL KENDARI MELAKSANAKAN PENGAWASAN DAN PENGAMANAN DI SEKITAR MV. DA HAO YANG MENGALAMI MUSIBAH KEBAKARAN

LANAL KENDARI MELAKSANAKAN PENGAWASAN DAN PENGAMANAN DI SEKITAR MV. DA HAO YANG MENGALAMI MUSIBAH KEBAKARAN

Lanal Kendari Turun Lansung Laksanakan Pengecekan Dan Pengamanan Di Sekitar MV Yang Alami Kebakaran

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Kendari Kolonel Laut (P) I Gede Dharma Yoga melaksanakan survei terkait kecelakaan laut MV. Da Hao yang terdampar di pulau Binongko Kabupaten Wakatobi. Sabtu, 04 Mei 2024.

MV. Da Hao. Kapal kargo berbendera Tanzania dengan rute Dili (Timor Leste) – Manokwari ini dilaporkan terbakar di perairan laut Banda pada Minggu (28/04) atau sehari sebelumnya. Kapal MV. Da Hao berbendera Tanzania terdampar di perairan antara Desa Haka dan Kelurahan Wali karam di daerah Belaa/Mbara-Mbara Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi. *Pada posisi 06 01′ 39″ S – 124 04′ 04″ E*.

Pada hari sabtu tanggal 04 Mei 2024, telah dilaksanakan Survei Danlanal Kendari terkait kecelakaan di laut MV. Da Hao di perairan Belaa/Mbara-mbara menggunakan sepeda motor, setibanya di TKP Danlanal Kendari lakukan survei di bibir pantai bersama Kasat Polairud Polres Wakatobi, Kanit Reskrim Polsek Binongko, Babinsa Koramil Binongko. Saat mengitari kapal MV. Da Hao tidak ditemukan asap, namun tetap waspada dikarenakan kapal MV. Da Hao masih terdapat muatan BBM yg digunakan Kapal tersebut, Belum ditemukan adanya limbah berupa tumpahan minyak di sekitar lokasi kapal tersebut.

Tim Lanal Kendari bergerak untuk melakukan Survei di kapal MV. Da Hao Sbb :
1) Memeriksa Palka 1 Haluan dalam keadaan kosong.
2) Memeriksa Palka 2,3,4 dalam keadaan tidak dapat dibuka dikarenakan harus menggunakan Crane.
3) Memeriksa Palka 5,6 dalam keadaan tercampur dengan BBM dan air laut.
4) Memeriksa Tangki BBM dalam keadaan bercampur dengan oli dan air laut.
5) Memeriksa Anjungan, Kamar Abk dan ruang mesin dalam keadaan hangus terbakar.
6) Memeriksa Haluan dan Buritan dalam keadaan Draft Buritan mulai tenggelam (Trim by astern).

Tim survey Lanal Kendari terkait Kecelakaan Laut MV. Da Hao telah melaksanakan tindakan preventif dengan menurunkan jangkar secara emergency, dengan kondisi MV. Da Hao yg terdampar di dekat pantai dikawatirkan dapat adanya penjarahan dengan memasang Police Line di Railing Kapal MV. Da Hao.

Satgas Humas Polri Gelar Operasi Puri Agung, Siap Kawal World Water Forum ke-10 di Bali

Satgas Humas Polri Gelar Operasi Puri Agung, Siap Kawal World Water Forum ke-10 di Bali

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho saat memimpin apel gelar pasukan Satgas Humas Ops Puri Agung 2024. (Foto: Humas Polri)
JAKARTA,Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin apel gelar pasukan Satgas Humas Ops Puri Agung 2024. Operasi itu digelar untuk mengawal jalannya World Water Forum ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024.
Dalam amanatnya, Kadiv Humas menyampaikan ajang internasional ini sebagaimana event yang sudah terselenggara sebelumnya dapat dijadikan kesempatan emas bagi Indonesia memperkenalkan pariwisata, khususnya Bali. Sebab itu, anggota Polri dan TNI harus bersinergi menyukseskan ajang tersebut.

 

“Polri bersama TNU dan stakeholder terkait bersama-sama memastikan perhelatan ini dapat berjalan dengan aman,” ujar Sandi, Senin (6/5/2024).
Menurutnya, Operasi Puri Agung akan digelar 10 hari menjelang pelaksanaan acara. Terdapat 5.791 personel yang terdiri atas 2.485 personel Mabes Polri, 2.706 anggota Polda Bali, 300 personel Polda Jawa Timur dan 300 anggota Polda NTB dilibatkan dalam pengamanan.


“10 hari menjelang acara World Water Forum ke-10 dan diperluas hingga wilayah di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat,” katanya.
Irjen Sandi menekankan, personel yang tergabung dalam Satgas Humas Ops Puri Agung 2024 harus memastikan segala bentuk kegiatan tersebut memberikan nilai positif terhadap pengamanan. Sosialisasi pun harus dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak, mulai dari influencer, media lokal dan nasional serta ambassador dari acara tersebut.

Menurutnya, pengamanan hingga pelayanan dan sosialisasi harus dilakukan dengan humanis. Hal ini dilakukan untuk mendukung fungsi kehumasan sehingga gaung World Water Forum ke-10 di Bali semakin meluas.
“Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah World Water Forum ke-10 menjadi momentum penting untuk menunjukkan kepada dunia komitmen serta kontribusi nyata di bidang sumber daya air,” ujar jenderal bintang dua tersebut.

Dia menambahkan, keberhasilan operasi ini bergantung pada sinergi Polri dengan instansi terkait untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, bahkan kesehatan selama pelaksanaan operasi. Atas hal itu, seluruh personel Satgas Humas Polri diperintahkan membangun koordinasi yang baik dan mempublikasikan secara masif.

Di sisi lain, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso sebagai Kepala Satuan Tugas Pengawalan, Rute, Patroli, dan Parkir (Kasatgas Walrolakir) memastikan pihaknya siap mengamankan dan mengawal para kepala negara serta delegasi KTT World Water Forum 2024. Hal itu disampaikannya dalam rapat koordinasi kesiapan Operasi Puri Agung 2024.
“Kami sudah mempersiapkan beberapa hal dengan titik-titik kerawanan yang ada, baik itu kerawanan kamseltibcarlantasnya,” ucapnya.

Para personel pengamanan dan pengawalan sudah mengikuti pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme. Selain itu nantinya personel dan juga kendaraan patroli akan diberangkatkan ke Bali. Tak hanya itu, Kabaharkam Polri Komjen Pol M Fadil Imran juga telah meninjau venue yang akan digunakan dalam ajang tersebut.
“Petugas pengawalan VVIP dan VIP kemudian petugas PAM rute dan petugas parkir itu sudah kita laksanakan pelatihan mulai tanggal 23–26 yang nantinya akan melaksanakan pergeseran pasukan dan kendaaraan ke Bali,” kata Dirgakkum Korlantas Polri.
Diketahui, World Water Forum akan dihadiri 43 kepala negara, 4 organisasi internasional, 194 menteri serta lebih dari 17.000 peserta dari 172 negara. Mulai dari unsur-unsur pemerintah, parlemen, termasuk politik, lembaga multilateral, swasta, akademisi, praktisi, asosiasi, sektor swasta serta masyarakat pada lingkup nasional dan internasional akan hadir di ajang tersebut.
World Water Forum ke–10 ini mengambil tema Water for Shared Prosperity atau air untuk kemakmuran bersama.

Polresta Malang Kota & Dinas Sosial Sediakan Rumah Aman, Lindungi Korban Kekerasan  

Polresta Malang Kota & Dinas Sosial Sediakan Rumah Aman, Lindungi Korban Kekerasan

Berita PolisiPolresta Malang Kota dan Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang berkolaborasi menyediakan safe house atau rumah aman bagi korban kekerasan, terutama anak dan perempuan. Rumah aman ini juga akan menyiapkan pendampingan bagi para korban kekerasan. “Istilah safe house secara umum merujuk pada rumah aman yang disediakan untuk saksi/korban/pelapor dalam perkara tindak pidana tertentu yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada mereka,”

demikian keterangan Polresta Malang Kota. “Selain itu, safe house juga dimaknai sebagai tempat yang tepat untuk menyembunyikan seseorang yang tak ingin diketahui keberadaannya oleh pihak tertentu atau orang tersebut berada dalam situasi atau dari ancaman berbahaya,” sambung Polresta Malang Kota. Safe house mengacu pada fasilitas keamanan yang diberikan kepada saksi yang terancam agar mampu memberikan kesaksian. Bisa juga digunakan sebagai tempat singgah bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

“Selain memberikan tempat untuk perempuan dan anak korban kekerasan, juga disiapkan pendampingan dari psikolog sesuai dengan kebutuhan. Untuk penjagaan, 24 jam,” papar Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polresta Malang Kota, Iptu Khusnul Khotimah. Rumah aman itu, sambung Iptu Khusnul, sudah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, termasuk makanan dan layanan kesehatan. Nantinya, perempuan dan anak korban kekerasan memperoleh layanan selama 14 hari. “Lama layanan di rumah aman ini maksimal 14 hari, tetapi bisa juga diperpanjang sesuai dengan kebutuhan,” tambah Iptu Khusnul.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menambahkan bahwa ada dua rumah aman yang disiapkan. Lokasinya berada di wilayah Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Blimbing. “Pada rumah aman yang terletak di Kecamatan Blimbing, bisa menampung dua hingga empat keluarga, sedangkan di Kecamatan Lowokwaru memiliki kapasitas lebih besar, lima hingga enam keluarga,” jelas Donny. “Rumah aman ini diperuntukkan bagi korban kekerasan, baik itu di dalam maupun luar rumah tangga yang memerlukan perlindungan khusus, dalam artian perkara masih dalam proses hukum atau ada ancaman dari tersangka,” pungkas Donny

Anev Bidang Regident Ditlantas Polda Sulsel T. A. 2024, Ini Pesan KBP Dr. I Made Agus Prasatya

Anev Bidang Regident Ditlantas Polda Sulsel T. A. 2024, Ini Pesan KBP Dr. I Made Agus Prasatya

KOTA MAKASSAR -| Dirlantas Polda Sulsel, KBP Dr. I Made Agus Prasatya,S.I.K.,M.Hum memberi arahan kepada para Paur dan Pamin, Kanitregident Satlantas Polres dan Personel jajaran Subditregident Diltlantas Polda Sulsel dalam rangka Analisa dan Evaluasi Bidang Regident Ditlantas Polda Sulsel T.A. 2024. Jumat, 03 Mei 2024

Dirlantas Polda Sulsel, KBP Dr. I Made Agus Prasatya,S.I.K.,M.Hum menyampaikan amanat langsung dari Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Regident atas kerja kerasnya selama ini dalam melakukan pelayanan publik yang presisi.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Ditlantas Polda Sulsel beserta seluruh jajarannya atas dedikasi kinerja inovasi yang tiada henti dalam meningkatkan mutu pelayanan publik Polri di bidang Registrasi dan Identifikasi,” kata KBP Dr. I Made Agus Prasatya.

Selain itu, I Made Agus Prasatya juga mengungkapkan tujuan rapat anev kali ini salah satunya ialah bagaimana pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik mulai dari pendekatan terhadap teknologi untuk memudahkan proses registrasi dan identifikasi surat-surat kendaraan bermotor.

“Tujuan kita bagaimana kita menganalisa dan mengevaluasi kegiatan selama setahun ini, ada beberapa inovasi-inovasi terobosan-terobosan dari wilayah dan Korlantas, tujuan kita cuma satu bagaimana kita melayani masyarakat dengan baik karena ini perintah langsung Pak Kapolri,” ungkapnya.

Terakhir, I Made Agus berharap pelaksanaan anev ini juga menjadi catatan bagi seluruh jajaran Korlantas agar menghindari praktek-praktek korupsi yang bersinggungan langsung dengan masyarakat akan kewajibannya dalam pengurusan surat-surat kendaraan bermotor.

“Harapan kita masyarakat terlayani dengan baik, hindari yang namanya budaya koruptif tidak ada sentuhan antara masyarakat dengan kewajibannya. Hilangkan niat yang suka nakal-nakal. Karena Pak Kapolri sudah berupaya untuk mengangkat trust masyarakat mudah-mudahan lalu lintas khususnya pada Anev kali ini bisa mengangkat trust masyarakat,” tutupnya.**

Press for the Planet: The Role of Journalism in Facing the Environmental Crisis

Press for the Planet: The Role of Journalism in Facing the Environmental Crisis

 

Jakarta | World Press Day falls on May 3 2024. In celebration of World Press Day on May 3, Inspector General Pol. Dr. Sandi Nugroho, SIK, SH, M. HUm. Congratulating those who contribute to the development of journalism on World Press Day.

The theme of this year’s press day is “Press for the Planet – Journalism in the Face of the Environmental Crisis “. Through this celebration, Inspector General Pol. Sandi Nugroho emphasized the important role of journalism in overcoming increasingly complex environmental challenges . According to him, cameras in the hands of press journalists have a strategic role in conveying accurate and educational information about environmental issues, so that people can care more about and protect the earth.

Apart from that, he also emphasized the National Police’s commitment to supporting press freedom and ensuring the safety and protection of journalists in carrying out their duties. These are the words of the Head of the National Police Public Relations Division this time on the occasion of World Press Day. Hopefully the enthusiasm of journalists will continue to burn and have a positive impact on human civilization.

 

Polresta Malang Kota Ringkus Sindikat Curanmor, Beraksi di 19 TKP

Polresta Malang Kota Ringkus Sindikat Curanmor, Beraksi di 19 TKP

Polresta Malang Kota berhasil mengamankan empat orang tersangka yang menjadi sindikat tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersama dengan barang bukti. Beraksi di belasan lokasi, keempat pelaku ini ternyata residivis dengan kasus serupa. “Empat tersangka ternyata merupakan residivis dengan kasus serupa. Pelaku masing-masing berinisial A (33), warga Sukun, Kota Malang, serta PA (35), TW (34), dan AR (30), yang merupakan warga Kota Surabaya,” terang Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto. Dari sindikat tersebut, berdasarkan laporan polisi, ada 19 laporan curanmor di wilayah Kota Malang saja. Namun, pihak kepolisian memperkirakan lebih dari itu. “Untuk wilayah Polsek Klojen, terdapat 8 tempat kejadian perkara (TKP), wilayah Polsek Lowokwaru sementara yang bisa ditemukan ada 2 TKP, wilayah Polsek Sukun terdapat 4 TKP, dan untuk wilayah Polsek Blimbing terdapat 5 TKP,” sambung dia.

Kompol Danang melanjutkan, keempat tersangka memiliki peran masing-masing. Tersangka A mencari target sepeda motor yang akan dicuri, baik itu dari rumah kos, hotel, maupun tempat lainnya. “Setelah mendapatkan lokasi yang dirasa aman untuk melakukan aksi, tersangka A lantas menghubungi tiga orang lainnya yang berada di Surabaya, dan tiga tersangka tersebut segera datang ke Kota Malang,” sambung Kompol Danang. Setibanya di Kota Malang, para pelaku mencari tempat kos atau hotel yang digunakan untuk tinggal selama beberapa hari, lantas melakukan aksi curanmor.

Di satu lokasi, lanjut Kompol Danang, pelaku bisa mencuri satu kendaraan atau lebih, tergantung situasi. “Setelah berhasil, mereka segara meninggalkan wilayah Kota Malang. Kendaraan hasil curian lantas dijual dengan harga Rp2 juta sampai Rp3,5 juta di wilayah Madura,” tambah Kompol Danang. Selain menangkap pelaku, Polresta Malang Kota juga mengamankan sejumlah barang bukti. Ada lima unit sepeda motor, sejumlah HP, gerinda, dan satu set kunci palsu. Satu motor sudah diserahkan kepada pemiliknya, yakni Huda Ifais, karyawan hotel di Jalan Raden Intan, Kota Malang.