Ugal Ugalan saat Bagikan Takjil , Puluhan Kendaraan Di Amankan Ditlantas Polda Sulsel

Ugal Ugalan saat Bagikan Takjil , Puluhan Kendaraan Di Amankan Ditlantas Polda Sulsel

Membagikan takjil kepada orang yang berpuasa adalah perbuatan yang mulia, tapi ironis jika kegiatan tersebut kemudikan dijadikan kedok sebagai aksi konvoi dan kebut-kebutan dijalan raya yang pada akhirnya menganggu pengguna jalan lain.

Meski sudah himbau, ternyata masih ada juga masyarakat yang melakukan pelanggaran lalu lintas berkedok bagi takjil on the road dan aksi ini terekam kamera ETLE melintas di Jl. AP Pettarani pada hari Minggu 24 Maret 2024 jam 16.59 Wita.

“sebelum diamankan di Mapolrestabes konvoi kendaraan oleh kelompok remaja ini sempat melintas di Jl. Ap. Pettaraani” Kata Dirlantas Polda Sulsel Kombes Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Dr. I Made Agus Prasatya, S.I.K., Rabu (13/03/2024).

Karena seluruh peserta konvoi ini melakukan pelanggaran maka otomatis tercapture kamera ETLE. Tambah Dirlantas Polda Sulsel

“dari rekaman pelanggaran itu kemudian kami lihat sebagian besar peserta konvoi berkedok bagi takjil ini berboncengan 3, sepeda motornya tidak dilengkapi spion dan plat nomor bahkan menggunakan knalpot brong” Jelas Kombes Pol Dr. I Made Agus Prasatya, S.I.K.

Menurut Dirlantas perbuatan Ini jelas membahayakan para peserta konvoi itu sendiri termasuk membahayakan dan menganggu pengguna jalan yang lain.

“untuk memberikan efek jera saat ini kendaraan yang digunakan oleh para pelanggar di amankan di Mapolrestabes Makassar” ucap Kombes Pol Dr. I Made Agus Prasatya, S.I.K.

Ada 25 sepeda motor yang amankan dan semuanya telah ditindak dengan tilang dan akan diberikan setelah sidang pada tanggal 19 April 2024 bulan depan. Tambahnya.

“ini berarti kendaraan para pelaku pelanggar tersebut dapat diberikan seminggu setelah lebaran” Pungkas Dirlantas Polda Sulsel.

Polres Tanah Laut, Polda Kalsel menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023.

Polres Tanah Laut, Polda Kalsel menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023.

Polres Tanah Laut, Polda Kalsel menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Tanah Laut (10/11), dengan Wakapolres Tanah Laut Kompol Muhammad Irfan, S.H., M.H., bertindak selaku Inspektur upacara.

Upacara peringatan Hari Pahlawan ini dihadiri oleh Para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Para Kapolsek Jajaran Polres Tanah Laut, serta seluruh Perwira, Bintara, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Tanah Laut.

Dalam upacara tersebut, dilaksanakan pula prosesi penghormatan kepada para pahlawan dengan pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang dan penggunaan busana adat. Seluruh peserta upacara juga mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan-pahlawan yang telah berjuang untuk Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan di Polres Tanah Laut menjadi momentum penting untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa para pahlawan serta memupuk semangat kebangsaan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Semoga semangat patriotisme ini terus berkobar dan menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa yang lebih baik.

Polri Siapkan Langkah Proaktif Hadapi Gangguan KTT ASEAN 2023

Polri Siapkan Langkah Proaktif Hadapi Gangguan KTT ASEAN 2023

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 di Jakarta, jajarannya akan mengambil langkah-langkah proaktif dalam mengatasi potensi ancaman serangan siber.

Kapolri juga menegaskan pentingnya protokol keamanan yang efisien dan pendekatan yang manusiawi dalam menjaga keamanan KTT tersebut. Dalam pengamanan event internasional tersebut, Kepolisian juga akan berkoordinasi dan bersinergi dengan TNI dan instansi terkait. “Kita juga menjaga agar serangan serangan siber ataupun teroris khususnya untuk tamu VIP betul betul kita siapkan,” ujar Kapolri di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Jumat (1/9).

Polri Berhasil Usut Ratusan Kasus TPPO, Dan Selamatkan 2.027 Orang

Polri Berhasil Usut Ratusan Kasus TPPO, 2.027 Orang Diselamatkan

Jakarta,- Polri berkomitmen untuk terus bergerak memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), ratusan laporan yang menyeret ratusan tersangka telah diproses tanpa pandang bulu.
Dalam perkembangannya, Satuan Tugas (Satgas) TPPO yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berhasil menyelamatkan 2.027 orang dari jerat TPPO dengan kurun waktu relatif cepat 5 Juni sampai 10 Juli 2023.


“Dengan modus itu kami tindak 445 kasus. Sebanyak 2027 korban dapat diselamatkan” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2023).
Ramadhan menjelaskan, beragam modus dilancarkan para pelaku TPPO, namun kebanyakan dari para korban terjebak modus tawaran sebagai pekerja rumah tangga (PRT) dengan gaji besar.
Padahal, pemberangkatan mereka dilakukan secara ilegal dan tidak sesuai dengan gaji yang dijanjikan.
Ramadhan menuturkan, modus mempekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK) juga banyak ditemukan, yakni 188 kasus. Kemudian, eksploitasi anak 45 kasus dan anak buah kapal (ABK) sembilan kasus.

Kapolres Kediri Kota Hadir dalam Pelantikan Pengurus DPC Granat Kota Kediri, Walikota: Butuh Komitmen Berantas Narkoba

ADAKITANEWS, Kediri – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Kediri masa bakti 2023-2028 dilantik dan diambil sumpah pada Kamis (16/03) siang.

Pelantikan yang digelar di Ruang Joyoboyo Balikota Kediri tersebut, dihadiri secara langsung oleh Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Kapolres Kediri Kota, AKBP Teddy Chandra, serta berbagai elemen lain diantaranya BNN (Badan Narkotika Nasional) Kota Kediri, Sat Reskoba Polres Kediri Kota, hingga perwakilan kampus se-Kota Kediri.

Ketua DPC Granat Kota Kediri, Danan Prabandaru mengatakan, Granat lahir pada tahun 1999 secara nasional dengan tujuan ikut membantu mencegah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

“Kami siap masuk ke kampus-kampus, bahkan ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba,” kata Danan.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Granat Provinsi Jawa Timur, Arie Soeripan mengatakan, Granat dibentuk atas dasar keprihatinan bersama, tentang kedaruratan narkoba di Indonesia.

“Tujuan dibentuknya Granat adalah mengabdi untuk masyarakat, bangsa dan negara, bersama-sama elemen masyarakat menyelamatkan anak bangsa dari bahaya peredaran gelap dan penyahgunaan narkoba,” imbuhnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Walikota Kediri atau yang akrab disapa Mas Abu tersebut mengatakan bahwa melawan narkoba memang sebuah upaya yang sangat sulit, serta butuh tenaga besar.

“Kita sadar bahwa melawan narkoba itu sangat sulit. Butuh komitmen dan tenaga besar untuk memberantas narkoba,” kata Walikota dua periode ini.

Bahwa di era teknologi saat ini, peredaran narkoba juga semakin canggih, yakni dengan memanfaatkan media komunikasi yang dulu tidak pernah dipakai. Misalnya chat game dan lain sebagainya.

Walikota berharap, dengan terbentuknya Granat di Kota Kediri, bisa ikut membantu dalam melakukan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Masyarakat utamanya generasi muda, bisa lebih tahu tentang bagaimana cara pencegahan narkoba, bagaimana cara melaporkan jika mengetahui ada peredaran narkoba di lingkungannya, hingga dimana mereka bisa melapor.

“Narkoba ini adalah masalah social. Artinya adalah masalah kita bersama. Oleh karenanya, perlu lebih banyak lagi komunitas-komunitas serupa agar bisa menjadi telinga kita bersama, mencegah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba,” tutupnya.

Pastikan Aman, Forkopimda Jatim Kunjungi Pos Pam Ops Lilin Semeru di Depan Cito Mall

Pastikan Aman, Forkopimda Jatim Kunjungi Pos Pam Ops Lilin Semeru di Depan Cito Mall

SURABAYA, Liputan Terkini – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto bersama Forkopimda Prov Jatim melakukan kunjungan ke Pospam Ops Lilin Semeru depan Cito Mall di malam pergantian tahun baru, Sabtu (31/12/2022) malam.

Kunjungannya disambut oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan dan petugas keamanan yang bertugas.

Perlu di ketahui, jajaran Polda Jawa Timur telah menyiagakan sebanyak 18.885 aparat gabungan untuk melakukan patroli di 3.951 titik di daerah, selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 22 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023.

“Pada operasi kali ada 11.186 polisi, 1.825 TNI, 3.797 aparat pemerintah daerah, dan 2.047 elemen masyarakat yang diterjunkan. Mereka akan melakukan patroli di 3.951 titik,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto.

Patroli ini bertujuan untuk mencegah tindak kejahatan jalanan, termasuk kenakalan remaja karena baru-baru ini ada sejumlah gangster yang membuat onar di Surabaya dan sempat viral di media sosial.

Selain itu, aparat gabungan juga akan melakukan pembatasan kendaraan selama Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, terutama kendaraan bermuatan besar.

Pembatasan ini, lanjut dia, merupakan salah satu upaya pencegahan terjadi penumpukan maupun kemacetan di jalan raya.

“Kecuali bahan pokok makanan dan bahan-bahan kesehatan diperbolehkan beroperasi agar aktivitas ekonomi berjalan,” kata Toni.

Ia mengatakan salah satu yang tak luput adalah pengamanan gereja. Personel akan disebar untuk melakukan pengamanan dan sterilisasi berlapis di 2.820 gereja di seluruh Jatim, pungkasnya.**
(Red)

Klinik Gigi,Klinik Gigi Surabaya,Klinik Gigi Surabaya terdekat,Klinik Gigi Terdekat,Klinik Gigi Terbaik,Klinik Gigi Sehat,klinik gigi surabaya terdekat,dokter gigi surabaya terbaik,dokter gigi profesional,Klinik Gigi Surabaya Timur,Klinik Gigi Surabaya Barat,Klinik Gigi Surabaya Utara,Klinik Gigi Surabaya Selatan,Rekomendasi Dokter Gigi Surabaya,Dokter Gigi Anak,Dokter Gigi Dewasa,Klinik Perawatan Gigi

Empat Polisi Surabaya Diserang Oknum Pesilat Bersajam, Terpaksa Berikan Tembakan Peringatan

Empat Polisi Surabaya Diserang Oknum Pesilat Bersajam, Terpaksa Berikan Tembakan Peringatan

Aksi oknum pesilat di Surabaya makin meresahkan. Belum selesai dengan ulah gengster, polisi dibikin kewalahan dengan ulah sejumlah oknum pendekar silat di Surabaya.
Mereka yang tak terima konvoi bersajamnya dibubarkan polisi mengajak adu kejar mengejar.
Empat anggota reskrim Polsek Sukolilo yang berpatroli, menyisir kawanan pesilat itu di wilayah Keputih Surabaya, Jumat (2/12/2022) dini hari.
Lantaran mengganggu pengguna jalan, para oknum pesilat itu juga merusak sebuah warung makan dan menjarah isinya.
Polisi tak tinggal diam, sebuah tembakan peringatan memaksa para pesilat dari salah satu perguruan silat itu putar balik.

Bukannya menyerah, mereka malah menantang empat polisi itu untuk menangkapnya.
Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, empat polisi terus membayangi para pesilat yang enggan membubarkan diri.
Saksi di lokasi menyebut, para gerombolan pesilat dengan sajam itu masuk ke area kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
“Polisi mencoba membubarkan mereka dengan tembakan peringatan lagi ke atas. Mereka sempat takut dan mencari jalan keluar,” ujar saksi di lokasi.
Tak lama, salah satu tembakan peringatan yang hendak dikeluarkan polisi ke arah atas gagal meledak.
“Pas lihat tembakan ke atas itu gagal, ada suara dari para pesilat itu yang provokasi. Tembaknya habis, ayo serang,” imbuh saksi tersebut.
Benar saja, suara motor pesilat meraung ke arah para polisi sambil menenteng senjata tajam.
Terhimpit, anggota polsek Sukolilo itu terpaksa melakukan tembakan lagi ke arah bawah untuk memukul mundur pesilat yang bertindak kriminal tersebut.
Para pesilat itu lantas membubarkan diri, keluar dari area kampus dengan merusak pagar kampus sisi Utara.
Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait insiden itu.

Kapolda Jatim Apresiasi Kinerja Satpas Colombo Dan Pelayanan Yang Diberikan Untuk Warg Surabaya

Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto meninjau pelayanan pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) Satlantas Polrestabes Surabaya di Satpas Colombo Surabaya, Rabu (23/11).

Dalam peninjauan tersebut Kapolda Jatim melihat layanan pembuatan SIM serta mengapresiasi adanya program SIM Cak Bhabin sebagai inovasi baru untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan yang profesional.

Selain itu, Irjen Pol Toni Harmanto, juga mengapresiasi motor patroli listrik yang baru digunakan oleh Satlantas Polrestabes Surabaya untuk patroli lalu lintas.

Menurut Kapolda Jatim , hal itu merupakan langkah cepat untuk mengurangi emisi dan juga menghemat biaya operasional. Nantinya motor listrik ini akan digunakan untuk patroli lalu lintas dalam pengamanan Tahun Baru.

“Motor listrik ini sesuai dengan peraturan Presiden Republik Indonesia dan ini bisa menjadi suport bagi yang lain agar bisa menggunakan kendaraan listrik,” jelas Irjen Toni

Masih kata Kapolda Jatim, Motor listrik ini juga bisa menghemat biaya penggunaan bahan bakar serta juga mengurangi emisi yang dihasilkan dari bahan bakar fosil.

Diketahui, saat ini Polrestabes Surabaya memiliki 20 motor listrik dari hibah perusahaan buatan anak bangsa yang memproduksi motor listrik. Seluruh motor listrik tersebut saat ini sudah digunakan oleh anggota satlantas polrestabes surabaya untuk patroli lalu lintas.

Sebelum meninggalkan Satpas Colombo, Kapolda Jatim bersama Forkopimda Jawa Timur juga melakukan penanaman pohon Pule di halaman Satpas secara simbolis

Catat Baik Baik Ikrar Puluhan Perguruan SIlat Wani Jogo Suroboyo

Puluhan Perguruan silat di Wilayah Kota Surabaya bersatu dan membuat sebuah ikrar untuk persatuan dan kesatuan Bangsa

Polrestabes Surabaya menggandeng 35 pimpinan perguruan pencak silat di Kota Pahlawan untuk menggelar forum grup diskusi bertema ‘Pendekar Wani Jogo Suroboyo’. Kegiatan yang digelar dalam upaya menjaga kondusivitas dan meminimalisir gesekan antar perguruan silat di Surabaya ini digelar di Gedung Bharadaksa, Mapolrestabes Surabaya, Jumat (18/11/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolrestabes Surabaya Kombes Yusep Gunawan, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Surabaya Bambang Haryo dan Ketua KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah. Dalam kesempatan itu, Yusep menyebut akan membuat program yang bisa membuat para pesilat bisa terus berprestasi di setiap ajang silat. Dia menegaskan, setiap perguruan silat di Surabaya akan bergantian mendapatkan fasilitas latihan di Mapolrestabes Surabaya.
“Kami akan bekerjasama dengan KONI untuk tidak berhenti untuk menggelar turnamen. Sehingga dapat disalurkan pada level yang sportif dalam satu pertandingan,” ujar Yusep. Selain itu, untuk meminimalisir adanya gesekan antar perguruan silat dan menghindari penyusupan oknum lain, Yusep mengimbau agar kegiatan silat tidak digelar saat konvoi akhir pekan. “Kami sudah sampaikan kepada perguruan silat, maupun IPSI, KONI, itu akan terus melakukan peningkatan.

Buktinya hari ini bukan pertemuan sembarangan. Bahkan pesan kepada masyarakat pendekar di Surabaya untuk tidak melakukan kegiatan, khususnya weekend atau hari libur. Dengan pertimbangan menghargai dinamika masyarakat. Takutnya akan ditunggangi oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Sehingga dapat menimbulkan keresahan masyarakat,” papar Yusep.

Dalam acara ini, juga digelar ikrar Pendekar Wani Jogosuroboyo. Dalam ikrat ini, 35 perguruan silat berkomitmen saling menjaga keamanan Kota Surabaya. “Melaksanakan ikrar bersama, untuk menjaga kebersamaan, menjaga keamaman, menjaga marwah dari pada seorang pendekar bela diri Kota Surabaya,” ungkap Mantan Direskrimsus Polda Jatim itu.

Yusep menambahkan, ada empat hal di dalam ikrar yang diucapakan oleh pimpinan dan perwakilan Perguruan Silat di Surabaya, dilakukan dengan tulus dan ikhlas, Ini Akibatnya Menurutnya, para pedekar silat di Surabaya mempunyai niat baik untuk berkiprah dalam ajang prestasi dan menjaga serta mengamankan kotanya.

“Dan saya Kapolrestabes Surabaya, Ahmad Yusep Gunawan, Insya Allah atas kesempatan dan kepercayaan masyarakat, khususnya Ketua IPSI dan teman-teman perguruan silat yang anggota 5500 menuju saya sebagai Ketua Pembina,” tambahnya.

Berikut Ikrar Pendekar Wani Jogo Suroboyo:

1. Setia kepada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Menjunjung tinggi persaudaraan dan persahabatan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Surabaya dengan menaati peraturan serta tidak melakukan pelanggaran hukum.

3. Membentuk pribadi yang unggul, sehat jasmani dan rohani serta berbudi pekerti luhur sebagai ajang prestasi.

4. Mendukung upaya pembangunan untuk melestarikan kearifan luhur budaya bangsa dan mewujudkan semangat bela negara.